dari balik jendela

Kepada ufuk pagi. Bersit harap tlah usai mengecup embun asa.
Cengkerama hening kita akhiri seiring gulir awal hari.
Dan tak jua kita seia menjabar bahagia. Sudahlah, kubersidekap dengan sisa hangatmu.
Gemericik haru, benci dan (mungkin) rindu kan menyisir ke hilir faham fikir.

Jemu sudah aku menafikan kasih, pun tidak menggamit sedih. Benar!
 Biarlah terik surya melantun lirik senandung jejak rasa itu.
Hingga menjulang dikait tungkai awan dan langit pun bersua mega.

Perlahan sekali jarum waktu menghunjuk senja. Ada talu-talu doa, kali ini.
Malam habis sabar dan rebah sejenak di punggung Sinabung.
Secercah suluh akhirnya mempertemukan pandang kita.
Bahwa ilham, taubat, kerling, senyum bahkan c inta. Di sana menyapa dan menanti.
Dari balik jendela.

Media_httpwwwtheecoto_haejf
Meta
Share
Sites I Like