hembus

curah embun menitik di bibir kaku,
usapan desir pagi sesayup berdecit tersayat daun buluh.

tak lama kukatupkan mata dari malam berbintang.
dan tubuh ku masih tercangkung dipangku dahan.

ah, biarlah ku acuhkan pinta yang mengharapkan sukma tersadar.
tak juga, surya yang mengufukkan hangatnya.

Media_httpimgwallpape_iecib
Meta
Share
Sites I Like