kumohon, dengarlah ...

Di dalam fikir hendak kugenggam katup jemarimu,
dan hening kita saling tertunduk.

Tungkai-tungkai harapan lah yang memangku sadarku.

Ini bukan mimpi, namun impian yang bersenandung bersama gumam doa.

Karena Tuhan kan mendengar, tulismu di balik punggung daun 
yang gugur di senja lalu.

Perlahan, hangat mengalir dari nadi.

--- goresan Ilalang pada Kamis | Juni 23, 2011.

Media_httpfarm6static_gkpfj
Meta
Share
Sites I Like